Sejarah Singkat Kelurahan Karampuang
Kelurahan Karampuang berdiri sejak tahun 1992 dan
terpisah dari Kelurahan Panaikang. Nama Karampuang diangkat dari salah satu
tempat yang dianggap bersejarah dari tempat sekitar yang dulunya ditempat tersebut terdapat
sebuah batu karang besar yang dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan para tokoh
masyarakat zaman dahulu.
Berdasarkan PP 73 Tahun 2005 menerangkan bahwa kelurahan merupakan wilayah administratif yang berada dibawah kecamatan maka disebutkan bahwa Kelurahan Karampuang sebagai berikut:
Berdasarkan PP 73 Tahun 2005 menerangkan bahwa kelurahan merupakan wilayah administratif yang berada dibawah kecamatan maka disebutkan bahwa Kelurahan Karampuang sebagai berikut:
a.
Luas
wilayah ± 1,46 Km,
b.
Jumlah Penduduk 10.556 Jiwa
Dengan berbatasan sebagai berikut:
1.
Batas
utara :
Kelurahan Panaikang,
2.
Batas
selatan :Kelurahan
Pandang,
3.
Batas
timur : Kelurahan
Paropo, dan
4.
Batas
barat : Kelurahan
Tamamaung serta Kelurahan Sinrijala.
Objek lokasi potensi yang ada yaitu:
1.
Kantor
Gubernur Sulsel,
2.
Taman
Makam Pahlawan Sulsel,
3.
Pusat
Pembuatan Kopi Toraja,
4.
Pusat
belanja ole-ole baju khas sulsel “Kaos Kareba”, dan
5. Makanan khas sulsel Coto Nusantara, Sop Saudara, dan
rumah makan Ulu Juku.
Makassar. Peta Kelurahan Karampuang
Sejarah Singkat Kelurahan Karampuang
Kelurahan Karampuang berdiri sejak tahun 1992 dan
terpisah dari Kelurahan Panaikang. Nama Karampuang diangkat dari salah satu
tempat yang dianggap bersejarah dari tempat sekitar yang dulunya ditempat tersebut terdapat
sebuah batu karang besar yang dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan para tokoh
masyarakat zaman dahulu.
Berdasarkan PP 73 Tahun 2005 menerangkan bahwa kelurahan merupakan wilayah administratif yang berada dibawah kecamatan maka disebutkan bahwa Kelurahan Karampuang sebagai berikut:
Berdasarkan PP 73 Tahun 2005 menerangkan bahwa kelurahan merupakan wilayah administratif yang berada dibawah kecamatan maka disebutkan bahwa Kelurahan Karampuang sebagai berikut:
a.
Luas
wilayah ± 1,46 Km,
b.
Jumlah Penduduk 10.556 Jiwa
Dengan berbatasan sebagai berikut:
1.
Batas
utara :
Kelurahan Panaikang,
2.
Batas
selatan :Kelurahan
Pandang,
3.
Batas
timur : Kelurahan
Paropo, dan
4.
Batas
barat : Kelurahan
Tamamaung serta Kelurahan Sinrijala.
Objek lokasi potensi yang ada yaitu:
1.
Kantor
Gubernur Sulsel,
2.
Taman
Makam Pahlawan Sulsel,
3.
Pusat
Pembuatan Kopi Toraja,
4.
Pusat
belanja ole-ole baju khas sulsel “Kaos Kareba”, dan
5. Makanan khas sulsel Coto Nusantara, Sop Saudara, dan
rumah makan Ulu Juku.
0 komentar:
Posting Komentar